Thursday, November 6, 2014

Kecelakaan Tabrakan Motor Honda Beat

Tadi malam saya baru mengalami kecelakaan motor. Peristiwa tersebut terjadi jam 12an malam setelah saya lembur dari kantor. Lokasinya adalah di jembatan atau flyover galur. Oya motor saya adalah honda beat lama versi tahun 2011. Kondisi saya pada saat itu sejujurnya adalah agak ngantuk dan cape namun saya memacu motor saya di kecepatan 60-80 km/jam. 

Saat ditanjakan flyover tersebut ternyata ada seorang pengendara motor lain yang rantainya putus dan tengah mendorong motor dari tengah jalan berniat ke samping. Tapi karena jalanan gelap dan tidak ada pantulan cahaya ditambah jaket pengendara tersebut berwarna hitam, semuanya hampir tidak terlihat. Ketika jarak sudah dekat 20-30 meter baru saya sadar. Saya pun berusaha mengerem namun tabrakan tidak dapat dihindarkan. Daripada saya menabrak pengendara tersebut lebih baik saya tabrakan motor saya dengan bagian belakang motornya. 

Naas, saya terlempar, sepatu copot dan motor terseret oleh jalanan. Akibatnya motor saya bengkok pada bagian stang dan tidak bisa belok. Bukan hanya itu, spion juga rusak, reflektor lampu utama dan samping kanan pecah. Frame dan cover body bagian stang juga hancur dan patah di plastiknya. Handle pegangan jok belakang juga jadi korban sehingga penyok, padahal besinya tebal. Anehnya spakbor bagian depan tetap utuh padahal tabrakan terjadi dibagian depan.



Bagaimana dengan si pengendara lain tersebut? Dia masih berusaha menolong saya berdiri saat terjatuh dan motornya berada disisi jalan terlempar akibat saya tabrak. Dia sendiri tidak apa-apa namun motornya agak penyok dibagian samping belakang, tepatnya dibagian pedal dan rantainya putus tapi ini bukan akibat saya. Kami berdua sama-sama meminta maaf dan tidak saling menuntut rugi. Kami juga memutuskan untuk mencari bengkel malam yang sebenarnya mustahil untuk ditemukan.

Setelah hampir sejam berjalan mendorong motor sampai hampir cempaka, benar saja keberadaan bengkel malam itu tidak ditemui. Sepanjang perjalanan, banyak orang bertanya kenapa dan mencoba memberikan petunjuk atau solusi, namun tetap saja ada yang menyindir niat kami mencari bengkel. Akhirnya ketika sampai diujung dan berkonsultasi pada warga sekitar, saya memutuskan untuk memaksa motor pulang ke kost dulu untuk beristirahat. Itu adalah pertemuan terakhir saya dengan bapak pengendara lain. Oya sebelum pulang si pengendara lain masih sempat ke atm dan mentraktir minum sirop gelas ale-ale. Sungguh terima kasih sekali.

Motor saya tidak bisa belok, jadi ketika mau belok saya angkat motornya. Ini saya lakukan sampai tiba di kost bahkan ketika ke bengkel siang tadi. Ketika tiba di kost, saya lihat pinggang, dada dan betis sebelah kiri memar. Kemudian lutut dan paha kanan luka karena celananya sobek. Leher dan bahu kiri saya juga sakit. Inilah rasanya tabrakan untuk kesekiankalinya. Saya harus lebih berhati-hati nih. Jalanan kosong itu menggoda, namun resiko tetap mengintai, apalagi malam hari.


Lanjut, tadi siang saya ke bengkel dan berusaha memperbaiki honda beat saya ini. Wajah honda beat saya harus dioperasi dan direstrukturisasi. Biaya yang dikeluarkan tidak murah, bahkan menurut saya mahal juga karena saya ingin tetap mengutamakan yang terbaik. Alasannya sederhana karena ini tunggangan saya sehari-hari maka harus diberikan yang terbaik juga. Oleh karena itu saya memilih barang-barang original / genuine dari honda. Selisih harga yang harus saya bayarkan lebih kepada owner bengkel tersebut seakan tidak berarti ketika ada pelajaran berharga yang saya dapat. Pelajaran apa? Pelajaran mengenai bisnis bengkel. Anggap saja ini les kilat mengenai bisnis bengkel, meskipun jujur saya tidak tertarik sama sekali untuk membuka bengkel.


Banyak pelajaran yang bisa saya petik. Yang terpenting saya masih bisa bersyukur luka yang saya alami tidak parah. Dikarenakan seharian mengurus motor dan badan, saya baru bisa ngantor malam. Saya paksakan masuk kantor karena ada persiapan presentasi yang harus dilakukan Jumat besok. Ketika saya menulis ini pun saya masih mempersiapkan materi demonya. Curi-curi waktu setengah jam, karena menulis blog disini adalah refreshing time bagi saya. Ya sudah, saya mau kembali bekerja. Biar cepat tidur karena besok jam 4 sudah harus bangun untuk berangkat dinas ke luar kota. Selamat malam semuanya.

No comments:

Post a Comment

Share Your Inspiration...