Untuk melakukan tracking terhadap traffic yang masuk ke situs toko online anda atau untuk mengetahui apa saja yang visitor lakukan di toko online anda, anda harus bisa memanfaatkan fitur Google Analytics lebih dalam lagi.
Untuk memahami perilaku orang secara mendalam ketika berbelanja di situs toko online, anda bisa memanfaatkan fitur event tracking di Google Analytics. Fitur ini akan memberitahukan anda informasi yang insightful mengenai perilaku customer.
Berikut ini adalah 14 hal yang bisa anda lacak di Google Analytics untuk mengukur dan memahami perilaku customer, memperbaiki kekurangan di situs anda, dan mendorong jumlah pendapatan yang dihasilkan pada toko online anda.
1. Add to Cart
Melakukan tracking pada produk yang masuk ke shopping cart akan memberikan anda informasi tentang seberapa banyak produk yang masuk ke keranjang dan kenapa beberapa produk anda memiliki tingkat konversi membeli yang lebih besar dari produk lainnya.
Tulis nama produk (atau SKU produk) yang masuk ke dalam keranjang customer ke dalam bagian eventLabel.
2. Add to Cart Error
Jika di toko online anda ada opsi ketika customer memasukkan barang ke shopping cart (seperti ukuran, warna, atau kuantitas), anda bisa menggunakan event tracking untuk mengetahui seberapa sering customer mencoba untuk menambahkan produk ke shopping cart sebelum memilih opsi tersebut. Seperti yang kita ketahui bahwa jika customer memasukkan barang ke shopping cart tanpa memilih opsi itu, pesan “error” akan muncul di website. Ini memberitahukan kepada customer bahwa mereka harus memilih opsi tersebut sebelum memasukkan produk ke keranjang.
Mengumpulkan data seperti ini akan membantu anda dalam menganalisis kesalahan yang sering dilakukan oleh customer ketika mereka memasukkan produk ke keranjang.
3. Jumlah view produk
Ini adalah jenis event yang mirip dengan Add to Cart dan ini bisa memberikan anda informasi tentang produk yang paling banyak dilihat orang. Cara ini bisa membantu anda untuk menjawab pertanyaan berikut: Ketika produk dilihat, berapa persen dari produk itu yang masuk ke keranjang? Berapa persen dari produk itu yang berhasil dibeli customer?
4. Checkout
Cara ini berguna bagi anda untuk mengetahui data traffic di bagian checkout di toko online anda, karena ini akan membantu anda menganalisis persentase dari customer yang berpindah dari bagian checkout hingga mereka membeli barang tersebut.
Dari screenshot di atas terlihat bahwa hanya 24% dari traffic di bagian checkout yang berhasil menjadi sales.
5. Continue Shopping
Masukkan event ke tombol “Continue Shopping” setelah customer memasukkan barang mereka ke keranjang. Event ini akan mengukur dan memberikan anda informasi berapa persen dari customer anda yang memilih untuk berbelanja lagi dibandingkan langsung menuju halaman checkout dan membeli barang.
6. Checkout Error
Sama seperti Add to Cart Error dimana event ini ditujukan untuk mengetahui letak kesalahan yang biasa dilakukan oleh customer. Namun, pada halaman checkout ini, anda harus meletakkan event ke beberapa variabel seperti First Name Error, Last Name Error, Credit Card Error, dan lain-lain.
7. Promosi di Home Page
Di sebagian besar situs e-commerce, homepage adalah landing page yang paling banyak digunakan orang. Untuk memaksimalkan potensinya, anda membutuhkan analisis yang lebih mendalam untuk mengumpulkan data-datanya. Biasanya, berbagai macam promosi produk, kampanye, dan diskon pasti ditampilkan di homepage. Dengan melakukan tracking pada promosi ini, anda bisa membuat segmen di Google Analytics untuk mengetahui tingkat konversinya.
Contoh di atas menunjukkan bahwa customer yang mengklik promosi produk 1 di homepage memiliki tingkat konversi sebesar 23 persen. Anda bisa menambahkan sendiri untuk setiap promosi yang anda lakukan.
8. Hasil pencarian di website
Anda bisa melakukan tracking pada produk apa saja yang sering dicari orang di toko online anda. Ini bisa menjadi peluang bagi anda untuk melakukan kampanye marketing. Dengan mengetahui frase apa yang sering dicari orang di situs, anda bisa menjadikan produk yang dicari tersebut menjadi produk promosi di homepage anda. Atau anda juga bisa menjadikan frase itu menjadi target dalam SEO dan SEM anda.
9. Hasil pencarian yang kosong
Sama seperti nomor 8, yang membedakan hanyalah anda melakukan tracking pada produk yang tidak ada di situs anda ketika orang melakukan pencarian. Cara ini akan memberikan anda informasi mengenai produk apa yang harus anda jual selanjutnya. Atau anda bisa mengarahkan hasil pencarian ini ke produk yang masih berhubungan dengan apa yang dicari customer.
10. 404 Error
Ini adalah event yang harus anda track. Dengan melakukan ini, anda akan tahu halaman mana dari website anda yang perlu diperbaiki.
11. Error-error lainnya
Untuk berjaga-jaga apabila ada program atau gambar yang error di situs anda, anda bisa segera memperbaikinya dengan melakukan tracking ini.
12. Pilihan metode pembayaran
Dengan banyaknya metode pembayaran yang tersedia di Indonesia, anda bisa melakukan tracking pada setiap metode pembayaran ini. Dengan melakukan ini, anda akan mengetahui:
- Metode pembayaran apa yang paling banyak digunakan orang?
- Apakah customer dengan metode pembayaran tertentu cenderung membeli barang lebih banyak dibanding metode pembayaran yang lain?
13. Jumlah klik di link internal
Melakukan tracking pada jumlah klik di link internal memungkinkan anda untuk menganalisis link mana yang paling banyak diklik orang dan kemana link ini membawa mereka. Sebagai contoh, jika link menuju halaman panduan ukuran memiliki banyak visitor, itu berarti customer sangat memperhatikan masalah ukuran sebelum mereka berbelanja.
14. Jumlah share di Sosial Media
Lakukan tracking kapanpun customer melakukan share pada suatu produk, promosi, atau konten (seperti video dan gambar). Gunakan data ini untuk mengetahui produk, promosi atau konten apa yang paling terkenal dan banyak di-share di sosial media.
Sumber : Startup Bisnis

instagram takipçi satın al - instagram takipçi satın al - takipçi satın al - takipçi satın al - instagram takipçi satın al - takipçi satın al - instagram takipçi satın al - aşk kitapları - tiktok takipçi satın al - instagram beğeni satın al - youtube abone satın al - twitter takipçi satın al - tiktok beğeni satın al - tiktok izlenme satın al - twitter takipçi satın al - tiktok takipçi satın al - youtube abone satın al - tiktok beğeni satın al - instagram beğeni satın al - trend topic satın al - trend topic satın al - youtube abone satın al - beğeni satın al - tiktok izlenme satın al - sms onay - youtube izlenme satın al - tiktok beğeni satın al - sms onay - sms onay - perde modelleri - instagram takipçi satın al - takipçi satın al - tiktok jeton hilesi - pubg uc satın al - sultanbet - marsbahis - betboo - betboo - betboo
ReplyDeleteThe article focuses on using Google Analytics event tracking to understand e-commerce customer behavior, including product views, add-to-cart actions, errors, and checkout progression. The emphasis on collecting behavioral data provides a practical foundation for turning website interactions into measurable insights.
DeleteThe discussion of product views, cart activity, and checkout behavior shows how individual events can be examined to identify patterns in customer journeys. This connects naturally with Data Analysis Training, particularly when event-level data is organized and analyzed to understand conversion-related behavior.
The article also highlights how tracking data can help compare products and understand differences between viewing, adding to cart, and purchasing. Presenting these measurements clearly is an important part of Data Visualization Training, where behavioral metrics can be transformed into charts and other visual summaries.
DeleteAnother useful aspect is the attention given to errors during the add-to-cart process, such as customers attempting to proceed without selecting required options. Analyzing these event records can become a practical analytical problem for Data Science Projects for Final Year, especially when the goal is to discover patterns across customer interactions.
DeleteThe article demonstrates that Google Analytics event tracking can capture much more than basic traffic counts by recording specific actions throughout the shopping journey. When large volumes of customer-event data are collected across products and sessions, the same type of tracking data can also provide useful context for Big Data Projects involving behavioral analysis and large-scale event processing.
DeleteI am very thankful to you for sharing this excellent knowledge. This information is helpful for everyone. So please always share this kind of information. Thanks. AWS Competitors and Alternatives
ReplyDelete2. defa geldim ve çok güzel yorumladım.
ReplyDeletene yazsam az kalır çok iyi
ReplyDeletenevşehir
ReplyDeletearnavutköy
bandırma
fethiye
kars
8DX
yurtdışı kargo
ReplyDeleteresimli magnet
instagram takipçi satın al
yurtdışı kargo
sms onay
dijital kartvizit
dijital kartvizit
https://nobetci-eczane.org/
QLQ7
salt likit
ReplyDeletesalt likit
dr mood likit
big boss likit
dl likit
dark likit
N8BA
salt likit
ReplyDeletesalt likit
OPMB
شركة لحام خزانات بالقصيم
ReplyDeletehfjSNVFwuZ